Belajar grafis dengan photoshop kali adalah mencoba mengenal salah satu fitur "ajaib" photoshop, yakni fill content aware. Fill content aware ini adalah mengisi secara otomatis bagian yang dipilih, sesuai dengan lingkungan sekitarnya. Misalnya kita akan menghilangkan pohon yang berada di tengah rerumputan dengan latar belakang langit. Jika kita hapus begitu saja, tentu bagian yang dihapus menjadi bolong dan tidak serasi. Sebenarnya bisa secara manual bagian tersebut kita isi (kloning) dengan bagian sekitarnya. Namun cara ini kurang praktis dan hasilnya bisa jadi tidak serasi. Nah, fitur fill content aware inilah yang akan mengerjakan tugas kita secara sempurna dan otomatis.

Tutorial kali ini akan memperlihatkan kepada anda 5 teknik sederhana, namun sangat penting, bagi pemula Photoshop jika ingin menekuni foto retouch (manipulasi foto digital). Anda akan temukan betapa mudah menambah kontras dan kedalaman warna pada gambar untuk membuatnya tampak lebih bagus. Tutorial ini benar-benar simpel, namun efektif. Selamat mencoba.

Tutorial berikut merupakan tahap dasar Photoshop, yakni koreksi warna foto digital. Di tutorial ini aku akan belajar bagaimana melakukan koreksi warna di Photoshop menggunakan pengaturan adjustment Hue/Saturation dan tool quick mask.

Untuk pelajaran dasar Photoshop kali ini, aku akan mengoreksi warna baju seorang pria sebagai obyek. Berikut tutorial koreksi warna di photoshop menggunakan pengaturan Hue Saturation.

Sebelum memulai belajar grafis dengan photoshop ini, ada baiknya kita mencoba mengenal lebih dekat area kerja photoshop, sehingga lebih akrab dengan software grafis tercanggih ini. Sebagai informasi, aku menggunakan photoshop CS 8, sehingga jika tampilan photoshop anda beda, bisa jadi versi yang anda gunakan berbeda. Mari kita lihat lebih dekat area kerja photoshop.

Apa itu layer? Dalam photoshop, layer berarti lapisan yang berfungsi sebagai kanvas yang disusun secara bertumpuk. Bayangkan layer sebagai lembar kertas transparan yang ditumpuk satu sama lain, dimana tidak ada gambar pada layer, maka kita dapat melihat melalui ke lapisan bawah. Dengan adanya layer, proses editing objek di photoshop akan terpisah. Misalnya kita punya project dengan 2 layer - gambar dan tulisan, ketika kita sedang mengedit layer 1 yang berisi foto (dengan mode editing image), maka layer 2 yang berisi tulisan tidak akan terganggu. Demikian pula ketika sedang mengedit layer tulisan dengan memberinya efek teks, maka layer gambar tidak akan terpengaruh.

Sudah lama aku mengenal Photoshop, dan sudah lama pula aku belajar (sendiri) bagaimana menggunakan software grafis tercanggih (menurutku) ini. Namun keterbatasan waktu dan sumber yang bisa dijadikan referensi, membuat pembelajaran yang aku lakukan kurang maksimal. Bahkan stagnan di pemahaman dasar Photoshop saja.

Di internet, ada sejuta referensi tempat yang bisa digunakan untuk belajar Photoshop. Dengan kemauan keras, waktu luang, dan - tentu saja - koneksi internet, aku akan mencoba mempelajari desain grafis dengan Photoshop ini secara lebih intens.